Rabu, 05 November 2014

SLOT MOTHERBOARD
1.    ISA (Industry Standard Architecture)
Bus ISA (Industry Standard Architecture) adalah sebuah arsitektur bus dengan bus data selebar 8-bit yang diperkenalkan dalam IBM PC 5150 pada tanggal 12 Agustus 1981. Bus ISA diperbarui dengan menambahkan bus data selebar menjadi 16-bit pada IBM PC/AT pada tahun 1984, sehingga jenis bus ISA yang beredar pun terbagi menjadi dua bagian, yakni ISA 16-bit dan ISA 8-bit.
·      8 bit
Kecepatan bus ini adalah 4.77 MHz (prosesor Intel 8088 dalam IBM PC), sebelum ditingkatkan menjadi 8.33 MHz pada IBM PC/AT. Karena memiliki bandwidth 8-bit, maka transfer rate maksimum yang dimilikinya hanyalah 4.77 Mbyte/detik atau 8.33 Mbyte/detik. Meskipun memiliki transfer rate yang lamban, bus ini termasuk mencukupi kebutuhan saat itu, karena bus-bus I/O semacam serial port, parallel port, kontrolir floppy disk, kontrolirkeyboard dan lainnya sangat lambat. Slot ini memiliki 62 konektor.
·      16 bit
Bus ISA 16-bit adalah sebuah bus ISA yang memiliki bandwidth 16-bit, sehingga mengizinkan transfer rate dua kali lebih cepat dibandingkan dengan ISA 8-bit pada kecepatan yang sama. ISA ditingkatkan menjadi 16 bit karena Intel 80286 memiliki bus data yang memiliki lebar 16-bit, sehingga komunikasi antara prosesor, memori, dan motherboard harus dilakukan dalam ordinal 16-bit. Meski prosesor ini dapat diinstalasikan di atas motherboard yang memiliki bus I/O dengan bandwidth 8-bit, hal ini dapat menyababkan terjadinya bottleneck pada bus sistem yang bersangkutan.
2.    EISA (Extended/Enhanced Industry Standard Architecture)
EISA lebih banyak digunakan dalam sistem server. Karena slot ini memang sengaja diperuntukkan untuk meng-handle pekerjaan yang lebih berat dari ISA. EISA memiliki fitur bus mastering yang dapat membuatnya bekerja tanpa membebani kerja CPU. Contoh card yang menggunakan slot ini adalah SCSI card. Slot ini tidak mengganggu kerja CPU, maka slot ini cukup tepat untuk digunakan dalam meningkatkan kecepatan kerja komputer. Bus EISA dapat menangani data hingga 32 bit pada kecepatan 8,33 MHz, sehingga transfer rate maksimum yang dapat dicapainya adalah 33 MByte/detik. Timing (latency) EISA juga berpengaruh pada kecepatan transfer data pada kartu EISA. Ukuran dimensi fisik slotnya (panjang, lebar, tinggi) adalah 333,5 milimeter, 12,7 milimeter, 127 milimeter.
3.    PCI (Peripheral Component Interconnect)
Slot PCI adalah kepanjangan dari peripheral Component interconnect yaitu bus yang didesain untuk menangani bebrapa perangkat keras. PCI juga adalah suatu bandwidth tinggi yang populer, prosesor independent bus itu dapat berfungsi sebagai bus mezzenine atau bus periferal. tujuan di bentuknya bus ini adalah untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang sebelumnya digunakan oleh IBM PC atau kompatible lainnya. Komputer lama menggunakan slot ISA yang merupakan bus yang lamban, sejak kemunculannya sekitar tahun 1992. Slot / bus PCI ini masih di gunakan sampai sekarang, haingga sampai keluar versi terbarunya yaitu PCI express. Slot PCI yang lama bisa di gunakan untuk berbagai keperluan seperti untuk pemasangan Tv tuner, Sound card,USb card dll. Banyak perubahan pada PCI ini dari masa kemasa berikut data-datanya :
  • PCI 1.0 juni 1992, merupakan spesifikasi aslinya yang memiliki lebar bus 32 bit atau 64 bit.
  • PCI 2.0 april 1993. jenis konektor dan papan ekspansi.
  • PCI 2.1 Juni 1995 ,operasi 66 MHz di berlakukan,perubahan pada latency, adanya fungsi transaction ordering
  • PCI 2.2 januari 1999, fitru manajemen daya di berlakukan.
  • PCI X.1.0 sepetmber 1999. spesifikasi PCI .X 133 MHz
  • Mini PCI November 1999, untuk motherboard dengan foam factor yang kecil.
  • PCI 2.3 maret 2002 ,pensinyalan 3.3 volt.
  • PCI.X2.0 juli 2003 dukungan modus kerja 266 MHz sampai 533 MHz
  • PCI Express 1.0 juli 2002, cara transmisi serial  dengan kecepatan 2500 mb/s. tiap jalur tiap transmisi tiap arah,menggunakan sinyal 0.8 volt.yang di desain untuk menggantikan PCI 2.X dalam sisitem komputer.
4.    AGP (Accelerated Graphics Port)
Merupakan tipe interface lama yang menggunakan jenis parallel. Slot AGP berguna untuk menancapkan kartu grafis berkinerja tinggi, menggantikan slo ISA, slot VESA dan PCI yng sebelumnya digunakan. Sebenarnya AGP dibuat berdasarkan slot PCI, tapi memiliki kemampuan yang lebih baik. Secara fisik, logis dan secara elektronik, AGP bersifat independen dari PCI. tidak seperti slot PCI yang dalam sebuah sistem bisa terdapat beberapa slot, AGP hanya boleh terdapat satu saja dalam sebuah sistem.
AGP mempunyai beberapa spesifikasi, yaitu :
·         66 MHz (AGP 1x) = 266 Mbyte per detik
·         133 MHz (AGP 2x) = 533 Mbyte per detik
·         266 MHz (AGP 4x) = 1066 Mbyte per detik
·         533 Mhz (AGP 8x) = 2133 Mbyte per detik
Slot AGP sekarang mulai ditinggalkan dengan adanya slot yang lebih canggih yaitu PCI-E yang memiliki kecepatan lebih.
5.    IDE
Konektor ini menghubungkan motherboard dengan piranti simpan computer seperti floppy disk atau harddisk. Konektor IDE dalam sebuah motherboard biasanya terdiri dari dua, satu adalah primary IDE dan yang lain adalah secondary IDE. Konektor Primary IDE menghubungkan motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master. Sementara, konektor secondary IDE biasanya disambungkan dengan pirantipiranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave. Bagaimana menyambungkan pin dengan kabel? Mudah sekali. Pita kabel IDE memiliki tanda strip merah pada salah satu sisinya. Strip merah tersebut menandai, sisi kabel berstrip merah ditancapkan pada pin bernomor 1 di konektornya. Bila menancap terbalik, piranti yang terpasang tidak akan
dikenali oleh omputer. Hal yang sama berlaku untuk menyambungkan kabel floppy dengan pin di motherboard.
6.    USB
Universal Serial Bus (USB) adalah standar bus serial untuk perangkat penghubung, biasanya kepada komputer namun juga digunakan di peralatan lainnya seperti konsol permainan, ponsel dan PDA. Sistem USB mempunyai desain yang asimetris, yang terdiri dari pengontrol host dan beberapa peralatan terhubung yang berbentuk pohon dengan menggunakan peralatan hub yang khusus. Desain USB ditujukan untuk menghilangkan perlunya penambahan expansion card ke ISAkomputer atau bus PCI, dan memperbaiki kemampuan plug-and-play (pasang-dan-mainkan) dengan memperbolehkan peralatan-peralatan ditukar atau ditambah ke sistem tanpa perlu mereboot komputer. Ketika USB dipasang, ia langsung dikenal sistem komputer dan memroses device driver yang diperlukan untuk menjalankannya. USB dapat menghubungkan peralatan tambahan komputer seperti mouse, keyboard, pemindaigambar, kamera digital, printer, hard disk, dan komponen networking. USB kini telah menjadi standar bagi peralatan multimedia seperti pemindai gambar dan kamera digital.
7.   PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association)
Yang sangat mencolok dari slot ini adalah bentuk card yang akan masuk ke dalamnya, yaitu hanya sebesar kartu kredit. Biasanya slot ini hanya terdapat pada perangkat yang memiliki mobilitas tinggi, seperti notebook. Namun, saat ini sudah banyak juga PC yang menyediakan slot PCMCIA. Dengan menggunakan interface 68 pin, slot ini biasanya disediakan sebagai fitur ekspansi dari sebuah sistem.  PCMCIA tersedia dalam berbagai tipe menurut ketebalannya. Tipe 1 memiliki ketebalan sebesar 3,3 mm dan biasanya berfungsi sebagai RAM atau flash memory. Tipe ini paling sering terdapat pada PDA atau kamera digital. Tipe 2 memiliki ketebalan 5 mm dan biasanya berfungsi sebagai modem atau adapter. Tipe 3 adalah tipe yang paling tebal (10,5 mm). Biasanya berfungsi sebagai alat tambahan seperti harddisk. Biasanya jika Anda memiliki slot PCMCIA tipe  3, Anda dapat juga menggunakan peripheral yang menggunakan tipe 1 dan 2, dikarenakan ketebalannya. Setiap slot membutuhkan jalur komunikasi yang digunakan untuk menghubungkan card dengan CPU. Jalur komunikasi ini terdiri atas IRQ, DMA, dan memory address.
8.   VESA (Video Electronics Standard Association)

Sesuai dengan namanya, slot ini memang digunakan untuk keperluan grafis yang membutuhkan kecepatan tinggi, seperti video card. Transfer rate yang dimiliki oleh VESA sendiri adalah 132 MB/sec. Pada dasarnya sama dengan ISA slot, namun VESA memiliki slot tambahan di belakangnya sehingga total panjang yang dimiliki VESA lebih besar 4 inci dari ISA slot

Tidak ada komentar:

Posting Komentar